8 KEUTAMAAN SHALAT SUBUH BERJAMAAH - Mata Laki

8 KEUTAMAAN SHALAT SUBUH BERJAMAAH

8 KEUTAMAAN SHALAT SUBUH BERJAMAAH

1. Shalat Subuh berkaitan dengan pembagian pembagian rezeki," 
Dari sahabat Shokhr Al Ghomidiy, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا

"Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya."

Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW: Pernah suatu ketika Nabi SAW shalat Subuh. Begitu selesai, beliau pun kembali ke rumah dan mendapati puterinya Fathimah ra sedang tidur. Maka beliau pun membalikkan tubuh Fatimah dengan kaki, kemudian mengatakan kepadanya,  "Hai Fathimah, bangun dan saksikanlah rizki Rabb-mu karena Allah membagi-bagikan rizki para hamba antara shalat Subuh dan terbitnya matahari." "Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."(QS.Ath Thalaq :  2-3).

2. Seperti Shalat semalaman

Ucapan ini senada dengan sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahihnya, dari Utsman bin Affan radhiallahu 'anhu ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda,

مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ اللَّيْلِ ، وَمَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا صَلَّى اللَّيْلَ كُلَّهُ

"Barangsiapa yang shalat isya berjamaah, maka seperti mengerjakan shalat setengah malam. Dan barangsiapa yang shalat subuh berjamaah, maka seperti mengerjakan shalat sepanjang malam."

3. Shalat Subuh membedakan antara Mukmin dan  munafik.


قَالَ: «إِنَّ هَاتَيْنِ الصَّلَاتَيْنِ أَثْقَلُ الصَّلَوَاتِ عَلَى الْمُنَافِقِينَ ، وَلَوْ تَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا – أي من الأجر – لَأَتَيْتُمُوهُمَا وَلَوْ حَبْوًا عَلَى الرُّكَبِ


Rasulullah SAW,  "Shalat terberat bagi orang-orang munafik adalah shalat Isya' dan Shubuh berjamaah di mesjid. Padahal seandainya mereka mengetahui pahala pada kedua shalat tersebut, tentu mereka akan mendatanginya walaupun harus merangkak." (HR Ahmad).

4. shalat Subuh penyebab masuk sorga.


Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى الْبَرْدَيْنِ دَخَلَ الْجَنَّة

"Barangsiapa yang mengerjakan shalat bardain (yaitu shalat shubuh dan ashar) maka dia akan masuk surga." (HR. Bukhari no. 574 dan Muslim no. 635)

5. Shalat Subuh dijamin tidak masuk neraka.

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

لَنْ يَلِجَ النَّارَ أَحَدٌ صَلَّى قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا

"Tidaklah akan masuk neraka orang yang melaksanakan shalat sebelum terbitnya matahari (yaitu shalat shubuh) dan shalat sebelum tenggelamnya matahari (yaitu shalat ashar)." (HR. Muslim no. 634)

Shalat bardain adalah shalat Subuh dan Ashar.  "Disebut Al Bardain (dua waktu dingin) karena keduanya dilaksanakan pada waktu dinginnya siang, tepatnya pada kedua ujung siang ketika suasana teduh dan tidak ada terik panas.

6. Shalat Shubuh disaksikan malaikat

أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَى غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآَنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآَنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

"Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Shubuh. Sesungguhnya shalat Shubuh tu disaksikan (oleh malaikat)." (Qs. Al-Isra': 78)

 "Malaikat-malaikat siang bergantian mendampingi kalian dengan malaikat-malaikat malam, dan mereka berkumpul pada waktu shalat subuh dan ashar setelah itu malaikat yang semalaman menjaga kalian naik ke langit. Lalu Allah bertanya kepada mereka – dan dia lebih tahu tentang mereka - 'Bagaimana kalian tinggalkan hamba-hambaku?' Mereka menjawab, 'Kami menginggalkan mereka dalam keadaan shalat dan kami datang kepada mereka ketika mereka shalat'" (HR.Bukhari)

7. Jamaah subuh akan Dilindungi Allah

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى صَلَاةَ الصُّبْحِ فَهُوَ فِي ذِمَّةِ اللَّهِ فَلَا يَطْلُبَنَّكُمْ اللَّهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَيْءٍ فَإِنَّهُ مَنْ يَطْلُبْهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَيْءٍ يُدْرِكْهُ ثُمَّ يَكُبَّهُ عَلَى وَجْهِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ

"Barangsiapa yang shalat subuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya, dan akan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam." (HR. Muslim no)

8. Qobliyah subuh lebih baik dari dunia dan isinya

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

"Dua raka'at fajar (shalat sunnah qobliyah shubuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya." (HR. Muslim no. 725).

Dalam lafazh lain, 'Aisyah berkata bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berbicara mengenai dua raka'at ketika telah terbih fajar shubuh,

لَهُمَا أَحَبُّ إِلَىَّ مِنَ الدُّنْيَا جَمِيعًا

"Dua raka'at shalat sunnah fajar lebih kucintai daripada dunia seluruhnya" (HR. Muslim no. 725).

Dalil anjuran bacaan ketika shalat sunnah qobliyah shubuh dijelaskan dalam hadits berikut,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَرَأَ فِى رَكْعَتَىِ الْفَجْرِ (قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ) وَ (قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ)

"Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membaca ketika shalat sunnah qobliyah shubuh surat Al Kafirun dan surat Al Ikhlas" (HR. Muslim ) mudah2 an kita, terutama saya di berikan ke istiqomahan dalam sholat berjamaah..
Aamiin

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "8 KEUTAMAAN SHALAT SUBUH BERJAMAAH"

Post a Comment